ALLAH MELIHAT HATI KITA

Assalamu'alaikum sahabatku semua....

ALLAH MELIHAT HATI KITA......
Ya, Allah melihat apa yang ada didalam hati kita. Baik dan buruknya hati mungkin bisa saja kita poles dengan penampilan atau pencitraan (bahasa kerennya). But wait, Allah tidak bisa dibohongi karena ALLAH MAHA TAU SEGALANYA apa yang didalam maupun dipermukaan.

Pasti kita semua tau dengan kisah dibawah ini :
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasalam, beliau bersabda,
"Seorang wanita pezinah telah mendapatkan ampunan. Dia melewati seekor anjing yang menjulurkan lidahnya dipinggir sumur. Anjing ini hampir saja mati kehausan, (melihat hal ini) si wanita pelacur itu melepaskan sepatunya lalu mengikatnya dengan penutup kepalanya lalu dia mengambilkan air untuk anjing tersebut. Dan sebab perbuatannya itu dia mendapatkan ampunan dari Allah Azza Wa Jalla.

Hadits itu riwayat oleh Imam Bukhari dalam kitab Shahih beliau Rahimahullah, hadits ini shahih.
Sumber : almanhaj.or.id

Adapula cerita lain yaitu :

"Seorang wanita ahli ibadah disiksa akibat seekor kucing yang dikurungnya sehingga mati kelaparan, maka akibat perbuatannya pada kucing itu ia masuk neraka.
Dikatakan kepadanya : Engkau tidak memberikan makanan atau minuman kepadanya waktu engkau mengikatnya dan engkaupun tidak melepaskannya sehingga ia bisa memakan serangga ditanah sehingga ia mati." (HR. Bukhari Kitab Al-Masaqah, bab Fadhlu Saqyil Ma'i ; dan Muslim kitab As-Salam haits no. 151). Wanita ahli ibadah yang taat itu dimasukkan ke neraka hanya karena ia telah menyiksa seekor binatang kecil yang lemah dan tidak berdaya, sehingga ia tidak mampu sekedar memakan serangga yang merayap ditanah.

Para Sahabat bertanya : Ya Rasulullah, Apakah pada binatang kita bisa mendapat pahala?
Maka jawab Rasulullah : Pada setiap jantung yang berdenyut ada pahala." (HR. Bukhari kitab Al-Masaqah, bab Fadhlu Saqyil Ma'i dan Muslim kitab As-Salam hadits no. 153

"Barang siapa yang menyayangi walaupun terhadap binatang yang akan disembelih, maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan menyayanginya pada hari kiamat kelak."

sumber : Islamdanlingkungan.blogspot.co.id

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dari semua cerita diatas bisa disimpulkan bahwasanya Allah melihat apa yang ada didalam hati kita. akankah kita baik terhadap ciptaanNya atau malah sebaliknya. Kepada binatang saja kita tidak boleh menyiksanya. Kecuali binatang tersebut membahayakan keselamatan kita.
Tapi bagaimana dengan orang yang enggan memakai hijab dengan alasan belum siap atau dijawab : yang penting perbuatannya baik???
Mudah sekali menjawabnya : Wanita berhijab memang belum tentu berakhlak, Tapi wanita berakhlak sudah pasti berhijab (kalo sudah merasa baik kenapa ga berhijab? akan nambah poin plus lagi dihadapan Allah kan kalo berhijab,,,hehehe)

Ya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, tumbuhkanlah perasaan menyayangi dalam hati ini untuk selalu menjaga apa-apa yang telah Engkau berikan pada kami di bumi ini dan berikanlah kami selalu petunjukMu dalam menjalani kehidupan ini. Aamiin.

HAJAR ASWAD & AMBISI



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Saudaraku yang dimuliakan Allah, saya ingin sekedar berbagi cerita pengalaman pribadi saya. Pengalaman ini adalah kejadian pada saat saya umroh tahun 2013 masih lajang. Perjalanan spiritual pertama kali saya pada 13 April 2013 berangkat dari kota Solo lalu transit ke Jakarta lalu take off Jeddah via Garuda Airlines. Saya berangkat sendirian tidak bersama keluarga tapi ada teman sekantor berangkat juga tapi ibu dan budhe, pakdhe nya ikut. Kejadian waktu di Masjid Nabawi sudah saya ketik di artikel sebelumnya "Mencari Jati Diri" bisa dibaca yah. Sekarang saya akan cerita pengalaman saya waktu di Masjidil Haram. Oke sekarang kita mulai ya.
Pada saat ritual umroh pertama kali adalah mengambil miqot di Masjid Bir Ali lalu kita langsung tolak ke Makkah dengan menempuh perjalanan 4jam kurang lebihnya menggunakan bis. Di dalam bis kita dituntun oleh pembimbing umroh untuk berdoa dan bertalbiyah :

Labbaikallaahumma labbaika, labbaika laa syariika laka labbarika, innal hamda wan-ni’mata laka wal-mulka laa syariika laka.

Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memuhi panggilan-Mu tidak ada sekutu bagi-Mu, aku dating memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”
Bacaan Shalawat:

Allaahumma shalli wasallim ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad.

Artinya: “Ya Allah limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya.”

Doa sesudah Shalawat:

Allaahumma innaa nas-aluka ridhaaka wal-jannata wana’uudzu bika min sakhathika wan-naari, rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanatan wafil-aakhirati hasanatan waqinaa ‘adzaaban naar.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon keridhaan-Mu dan surga, kami berlindung pada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka. Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.”

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ok, setibanya kami di Makkah kamipun menuju ke hotel dulu menaruh tas,koper,dll dan ada rukun umroh yang harus dijaga (bisa lihat dibuku panduan umroh). Hmmm....Jarak hotel saya menuju Masjidil Haram lumayan juga yah kurang lebih 700m dan kita berjalan kaki bolak balik. Malam itupun saya bersiap untuk melakukan ritual umroh saya. Pada saat saya masuk ke Masjidil Haram saya masih kayak orang ndesho ceritanya, saya pikir Masjidil Haram sama Ka'bah itu letaknya beda. BEGITU SAYA MASUK KEDALAM
MASJIDIL HARAM DAN LIHAT KA'BAH ditengahnya.....MASYAALLAH ALLAHU AKBAR. Ya Allah nangislah saya seketika itu. Air mata saya ga bisa ditahan lagi. Ya Allah inikah rumahmu? yang sering saya lihat di tipi-tipi ituuuu???? Subhanallah..... Sip, mulailah tawaf mengelilingi Ka'bah 7x kemudian Sa'i 7x ibadah ini memerlukan fisik dan mental yang kuat karena semua ritualnya jalan kaki. Ada pun yang menyediakan kursi roda buat yang sudah sepuh. Selesailah umroh pertama saya malam itu lalu saya dan jamaah lainnya kembali ke hotel untuk beristirahat.

Keesokan harinya saya dan temen sekamar saya Diah, ibunya dan budhenya, mau subuhan ke Masjidil Haram ngajak temen beda kamar namanya bu Yayuk. Kita berlima jalan kaki menuju Masjidil Haram. 
Saya, Diah dan bu Yayuk sehabis subuhan langsung menuju ke Ka'bah dan melaksanakan tawaf, Alhamdulillah saat itu kita bertiga bisa sholat di Hajar Ismail berjaga sholatnya gantian karena desak-desakan. Pada saat itu pengalaman tak terlupakan terjadi, kita bertiga terpisah tiba-tiba. Kita ingin mendekat ke Hajar Aswad tapi terpisah juga saat itu. Diah ke Multazam, bu Yayuk entah dimana, dan saya
tetap ke arah Hajar Aswad. Disitulah rasa sombong saya dan ambisi saya muncul ingin nyentuh dan mencium Hajar Aswad. Tetapi apa yang terjadi???? Saya hampir mati kehabisan oksigen apalagi saya ada riwayat asma dari kecil. Asli, saya kegencet sama orang-orang Arab yang badannya super gede. Dan disitu saya dapat melihat dan menyadari, ternyata benar keegoisan manusia muncul tanpa disengaja, sifat manusia. Pada saat saya kehabisan napas dan mulai lemas, orang-orang itu hanya melihat dan hanya memperdulikan dirinya masing-masing untuk menuju Hajar Aswad. Saya memandang langit sambil berdoa "Ya Allah ampuni aku" saat itu juga saya seperti diberi kekuatan dan berteriak nama temen saya..."DIAAAAAAAH" tiba-tiba dari arah kanan ada orang yang menarik mukena saya dan badan saya,,, ya Diah sudah kembali disamping saya lagi. Syukur Alhamdulillah. Terima kasih Ya Allah, makasi Diah... Dan dari situlah saya mendapat hikmahnya.... Bahwa kita manusia tidak boleh merasa paling benar sendiri merasa paling bisa, merasa paling TOP, apalagi SOMBONG. Sesama manusia aja bisa saling mendzolimi jika ada kepentingan masing-masing. Iman ya Iman harus tetap terjaga. Akhiranya saya kembali lagi berusaha mendekati Hajar Aswad tapi sudah ga ambisi, kena ya syukur, ga ya udah ga apa apa karena hukumnya sunnah. Akhirnya saya cuma bisa megang lempengan besinya aja, wes Alhamdulillah aja bisa deket sama batu yang pernah dicium Rasulullah. Tapi polisi yang jaga Ka'bah teriak Haraaammm Haraaammm.... saya ga bisa bahasa Arab saya kasih jempol aja hahaha lalu mundur. Hajar Aswad bisa jadi ujian bagi orang yang beriman dalam arti seperti Gus Mus bilang, "kamu mencium hajar aswad dengan cara bagaimana?" jika kita mencium hajar aswad tapi mendzolimi orang lain dengan kita sikut mereka karena rebutan itu sudah haram bukan untuk Ridho Allah tapi ambisi dihati. "KARENA KITA SUDAH MELUKAI SESAMA HANYA DEMI KEPENTINGAN PRIBADI". 

Buat semua saudaraku, pengalaman ini saya share karena kita harus menyadari "Apa sih yang dibawa
dalam diri kita?" IMAN ya IMAN berserah diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala sampai ajal menjemput kita nanti. 

Wallahu'alam Bishawab.

KEBENCIAN & PASANGAN HIDUP

Kita diciptakan oleh Allah bukanlah suatu hal kebetulan, dengan kita diciptakan harapan Allah
adalah kita menjadi seorang yang beriman taat akan SEMUA aturan Allah tidak mengambil sepotong-sepotong saja.

Dengan kita diciptakan dan kita hidup disitulah kita berperang antara amal kebaikan dan keburukan. Lebih banyak manakah yang akan kita bawa jika sudah mati nanti.

Hai saudaraku, janganlah kita memelihara kebencian didalam hati kita. Buanglah rasa itu jauh-jauh
dari dalam hati dan pikiran kita. Kebencian akan sangat mudah merusak iman kita. Kebencian bisa membuat hati dan hidup kita bagai dikelilingi api.

Saya pernah berada dalam lingkaran api itu, yang ada hanya benci, benci dan benci. Sedikit-sedikit emosional dan marah karena kebencian. Dan imbasnya sama keluarga jadi sering bentrok, sama temen juga kita merasa paling bener yang lain salaaah semua. Ya Allah, apakah itu?

Ya Kebencian itu berasal dari keburukan dan keburukan berasal dari Iblis. Dan kebencian sudah merajai hidupku saat itu (sebelum hijrah). Ya Allah ampuni aku.

Lalu mulai kapan saya berubah?
Saya berubah semenjak menikah, saya bener-bener digembleng sama suami saya. Suami saya selalu
mengajarkan kesabaran. Dan akhirnya saya pun malu sendiri. Ya, mulai dari situlah saya pelan-pelan berubah. Dari gaya bicara saya, dan menyikapi karakter orang yang majemuk. Alhamdulillah, makin hari hati dan pikiran saya makin tenang. Suamiku sangaaatttttt sabar. Ya Allah, makasi sudah menjodohkan saya dengannya.

Pasangan hidup itu penting peranannya jadi kalo ingin jodoh yang baik, berdoalah sama Allah agar dijodohkan dengan orang yang bisa membawa kita pada kebaikan.

Ibu saya mengajarkan doa :
Ya Allah, berikan hambamu ini Jodoh yang baik, Jodoh PILIHANMU Ya Allah, bukan pilihan orangtuaku, bukan pilihanku, Tapi PILIHANMU Ya Allah dan itu pasti yang terbaik.

---------------------------------------------&&&-----------------------------------------------------



MENOLONG SEMUT YANG TENGGELAM

Hari ini saya mencoba untuk memutar otak saya. Siap-siap muter yaa....
Saya ingin menyelaraskan hidup didunia dengan akhirat, bagaimanakah caranya?
Buat saya tujuan hidup itu hanya satu yaitu "Allah Subhanahu Wa Ta'ala" ya,,hanya itu saja.
Tapi hal itu tidak boleh baku. Kita tetap harus berinteraksi dengan semua makhluk hidup juga
alam semesta. Tapi tetap pada satu tujuan ya Allah itu tadi. Jika kita sekedar membaca kitab suci saja tapi kita tidak mengamalkan apa yang terkandung dalam kitab tersebut artinya kita hanya berinteraksi
dengan kitab suci saja. Jangan lupa bahwa didunia ini masih ada manusia, hewan dan alam semesta yang harus kita jaga untuk mendapatkan ridho dari Allah.
Contoh kecil sangat simpel sekali :
Pada saat kita minum dan didalam air kita ada semut janganlah kita membunuh semut tersebut akan
tetapi kita ambil dengan jari kita pelan-pelan agar tidak tergencet lalu menaruhnya dilantai atau meja
dan membiarkan semut itu mencari rejekinya lagi. Semut itu kaumnya nabi Sulaiman As. Sepertinya
sepele sekali ya, hanya seekor semut, akan tetapi justru amalan itu yang akan menjadi tabungan amal kita diakhirat kelak. Jangan pernah letih untuk nabung tujuan akhirat dengan berbuat kebaikan didunia. Semoga Allah selalu menjaga hati kita tetap teguh dalam mengamalkan kebaikan. Aamiin.

9 Perkara yang Membatalkan puasa | anda Wajib Mengetahuinya......

9 Perkara yang Membatalkan puasa, bukan hanya sekadar makan dan minum sebelum azan maghrib Dikumandangkan. Ada hal lain yang dapat Merusak  puasa Seperti, bergunjing dan marah, tidak tergolong kegiatan yang membatalkan puasa, hanya saja menghilangkan esensi  dan dapat mengurangi  pahala puasa. So, apa saja perbuatan yang Dapat Membatalkan Puasa kita?